Blog

  • FAQ – Section Program

    Apa itu program Respon Covid 19?

    Sebagai bagian dari intensi Organizational Effectiveness (OE) untuk lebih fleksibel dan responsif terhadap kebutuhan penerima hibah selama masa krisis ini, kami meluncurkan Program Respons OE COVID Amerika Serikat, yang diikuti oleh beberapa penerima hibah yang berbasis di AS. Secara bersamaan, OE juga berupaya mendukung mitra kami di wilayah lain. Setelah bertemu dengan beberapa pakar peningkatan kapasitas di Indonesia, kami memutuskan untuk bermitra dengan Yayasan Penabulu, guna merancang dan melaksanakan program peningkatan kapasitas mudah-akses di Indonesia.

    Hal penting dari program:

    1. Merupakan program pengembangan organisasi yang responsif agar organisasi dan para pemimpinnya dapat mengakses dukungan pengembangan kapasitas \”skala kecil\”;
    2. Diperuntukan bagi 45 organiasi mitra di Indonesia dengan durasi program 9 bulan;
    3. Mitra penerima hibah diundang untuk bergabung dengan mendaftarkan diri ditiap kegiatan;
    4. Adanya portal web untuk mengakses informasi dan layanan program;
    5. Buletin bulanan yang mencakup pemutakhiran daftar jumlah pengguna aktif situs web, peserta kegiatan, aplikasi pelatihan dan umpan balik dari mitra.

    Program ini menghubungkan mitra penerima hibah, yang memilih berpartisipasi, untuk mengakses dengan mudah peningkatan kapasitas, para ahli, dan sumber daya melalui situs web, lingkarmadani.org, yang dikelola oleh Yayasan Penabulu.

    Kami sadar bahwa layanan ini sama sekali tidak sebanding dengan berbagai tantangan yang dihadapi oleh mitra penerima hibah di masa pandemi, tetapi kami tetap berharap layanan ini dapat menawarkan dukungan yang berarti dan kemitraan di masa yang sulit saat ini.

    Bagaimana jangka waktunya?

    Program ini diluncurkan pada 23 November 2020, dan memiliki jangka waktu pelaksanaan 9 bulan. Jangka waktu ini dapat disesuaikan berdasarkan minat dan kebutuhan mitra penerima hibah, dan ketersediaan tambahan sumber daya.

    Penerima hibah mana yang telah diundang?

    Penerima hibah dan mitra program Indonesia. Kami telah mengundang 45 organisasi, yang memenuhi kriteria berikut:

    • Anggaran kecil hingga menengah (sekitar $ 5 juta atau kurang)
    • Terlibat dengan komunitas yang kurang terlayani atau sangat rentan saat ini, dan
    • Akses terbatas ke sumber daya pengembangan kapasitas.

    Kriteria ini mencerminkan komitmen kami terhadap kesetaraan dan untuk memastikan bahwa sumber daya yang ada menjangkau organisasi yang lebih kecil dan berakar di komunitas yang mereka layani. Anda dapat melihat daftar penerima yang telah diundang di sini

    Apa bedanya dengan program peningkatan kapasitas lainnya di Indonesia?

    Program ini dimaksudkan untuk melengkapi hibah Targeted OE dan program kohort yang tersedia di Indonesia. Respons Covid 19 dikembangkan untuk memberikan kemudahan akses, tanpa beban tambahan dalam penulisan proposal dan laporan, namun responsif terhadap kebutuhan mitra di dalam negeri. Topik yang ditawarkan didasarkan pada temuan survei kebutuhan yang dilakukan di awal tahun. Yayasan Penabulu akan terus mengikuti perkembangan kebutuhan mitra dan menyesuaikan layanan berdasarkan perubahan kebutuhan tersebut. Program ini juga mendukung kebutuhan atas keterampilan baru dan dukungan untuk menerapkannya pada kerja-kerja mitra di masa pandemi ini.

  • Page Webinar

    \"\"
    Webinar

    Strategi Jitu Kampanye Digital

    April 15, 2021

    15 April 2021. Yayasan Penabulu menyelenggarakan webinar tentang kampanye digital dengan tema pembahasan “Strategi Jitu Kampanye Digital”. Kegiatan ini merupakan …


    Selengkapnya

    \"\"
    Webinar

    Selfcare “Perkenalan untuk Perawatan Kesehatan”

    March 12, 2021

    12 Maret 2021, Lingkar Madani bekerjasama dengan Bali Usada, sebuah pusat pelatihan meditasi kesehatan yang mengajarkan teknik meditasi kesehatan yang …


    Selengkapnya

    \"\"
    Webinar

    Strategi Penggalangan Dana Secara Digital bagi Organisasi Masyarakat Sipil

    February 9, 2021

    Program Lingkar Madani kembali menghelat webinar dengan tema “Strategi Penggalangan Dana Secara Digital bagi Organisasi Masyarakat Sipil”. Menghadirkan Sri Indiyastutik …


    Selengkapnya

    \"\"
    Webinar

    Resiliensi Finansial Organisasi Masyarakat Sipil Indonesia di Masa Pandemi

    December 2, 2020

    Pandemi covid-19 yang melanda dunia dan Indonesia mulai bulan Maret 2020 memberikan dampak yang cukup signifikan pada berbagai aspek kehidupan. …


    Selengkapnya

  • Single Post Coaching

    \"\"
    \"\"

    Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

    Bagikan

    Share on facebook
    Facebook
    Share on twitter
    Twitter
    Share on whatsapp
    WhatsApp
    Share on email
    Email

    Pakar/ Narasumber

    Pendaftaran

    Via Email : coaching.dlpf@penabulu.id

    Liputan Coaching Lainnya


    SELENGKAPNYA

  • Single Post Pelatihan 01

    \"\"
    \"\"

    Bagikan

    Facebook
    Twitter
    WhatsApp
    Email

    Penyedia Layanan

    Pakar/ Narasumber

    Jumlah Peserta

    Dokumen terkait

    Berkas-berkas kegiatan ini hanya tersedia untuk para Organisasi Masyarakat Sipil yang terdaftar sebagai mitra program Organizational Effectiveness dari the David and Lucile Packard Foundation.

    Jika Anda adalah salah satu dari mitra tersebut namun mengalami kesulitan dalam mengakses berkas, silakan layangkan email ke coaching.dlpf@penabulu.id dan berikan penjelasan Anda. Terima kasih!

    Liputan Pelatihan Lainnya


    Selengkapnya

  • {{unknown}}

  • Mengenal Tujuh Penyebab Penyakit

    Yayasan Penabulu menyelenggarakan pelatihan “Meditasi untuk Kesehatan”. Penyelenggaraan pelatihan ini bekerjasama dengan Bali Usada, didukung oleh The David and Lucile Packard Foundation (Packard) dalam program Organizational Effectiveness. Pelatihan ini termasuk dalam tema Selfcare yang bertujuan untuk penguatan anggota organisasi mitra Packard di Indonesia menghadapi situasi pandemi yang memberikan banyak batas, tidak pasti dan penuh tekanan; agar kesehatan fisik dan pikiran para anggota organisasi tetap terjaga sehingga tetap memberikan performa optimal.

    Keseluruhan rangkaian pelatihan “Meditasi untuk Kesehatan” akan diselenggarakan sebanyak delapan pertemuan, rutin setiap hari Sabtu, selama dua jam, dari jam 10 sampai jam 12 pagi. Pelatihan akan berisi ceramah dari Pak Merta Adaguru utama dan pendiri Bali Usada. Kemudian dilanjutkan dengan latihan meditasi bersama instruktur senior dari Bali Usada. Instruktur pada pelatihan ini adalah Martinus Christianto dan Maria Josephine. Sesi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Peserta juga dapat mengakses materi secara tertulis dan audio dan konsultasi melalui grup whatsapp bersama para instruktur.

    Pertemuan keenam ini diisi dengan ceramah “Mengenali Tujuh Penyebab Penyakit” serta latihan meditasi “Merasakan Badan Dari Dalam”. Terdapat 13 peserta yang hadir. Peserta aktif menyalakan video dalam berlatih meditasi, sehingga meski latihan meditasi berjalan secara daring, namun kebersamaan tetap tercipta.

    Dalam sesi ceramah, pelatih memperkenalkan tujuh faktor yang menyebabkan munculnya gangguan kesehatan: (1) keturunan (genetik); (2) makanan; (3) temperatur; (4) pikiran; (5) perbuatan; (6) benda mati di luar manusia; dan (7) makhluk hidup di luar manusia

    Dalam sesi latihan meditasi, pelatih mengingatkan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, pikiran bisa muncul di dalam badan. Untuk mereka yang memiliki gangguan kesehatan tertentu, rasa tidak nyaman justru muncul di dalam badan, bukan di permukaan kulit. Maka, setelah mengenal tujuh faktor tersebut, pelatih mengajak peserta untuk berlatih merasakan badan dari dalam sebagai salah satu cara untuk mengatasi gangguan kesehatan yang muncul. Pelatih kembali menyarankan peserta untuk melakukan latihan ini secara rutin dalam kehidupan sehari-hari.

     

  • {{unknown}}

  • Jumlah Peserta

    a:12:{s:4:\”type\”;s:6:\”number\”;s:12:\”instructions\”;s:0:\”\”;s:8:\”required\”;i:0;s:17:\”conditional_logic\”;i:0;s:7:\”wrapper\”;a:3:{s:5:\”width\”;s:0:\”\”;s:5:\”class\”;s:0:\”\”;s:2:\”id\”;s:0:\”\”;}s:13:\”default_value\”;s:0:\”\”;s:11:\”placeholder\”;s:0:\”\”;s:7:\”prepend\”;s:0:\”\”;s:6:\”append\”;s:5:\”orang\”;s:3:\”min\”;s:0:\”\”;s:3:\”max\”;s:0:\”\”;s:4:\”step\”;s:0:\”\”;}

  • Pakar

    a:18:{s:4:\”type\”;s:7:\”gallery\”;s:12:\”instructions\”;s:0:\”\”;s:8:\”required\”;i:0;s:17:\”conditional_logic\”;i:0;s:7:\”wrapper\”;a:3:{s:5:\”width\”;s:0:\”\”;s:5:\”class\”;s:0:\”\”;s:2:\”id\”;s:0:\”\”;}s:13:\”return_format\”;s:5:\”array\”;s:12:\”preview_size\”;s:6:\”medium\”;s:6:\”insert\”;s:6:\”append\”;s:7:\”library\”;s:3:\”all\”;s:3:\”min\”;i:1;s:3:\”max\”;i:5;s:9:\”min_width\”;s:0:\”\”;s:10:\”min_height\”;s:0:\”\”;s:8:\”min_size\”;s:0:\”\”;s:9:\”max_width\”;s:0:\”\”;s:10:\”max_height\”;s:0:\”\”;s:8:\”max_size\”;s:0:\”\”;s:10:\”mime_types\”;s:0:\”\”;}